My life,,,

Pages

Sunday, 19 June 2011

Welcoming Melna & Ashra

Thanks to both of you...
Melna (http://mamaaqeel.blogspot.com) and Ashra (http://ashra-aulia.blogspot.com)
(sorry x dapat wat link thru name sbb posting using blog apps on phone jer, malas nak on laptop)

Perasan tak... Jarak baby kita selang 4hari.
Ashra 8th, saya 12th & Melna 16th...
& my baby is d youngest between us. Sya pregnant 23weeks jer. Cuma my baby x meninggal dalam kandungan...
Baby sya sempat bernafas 39min after keluar...
Kelahirannya tidak disertai tangisan sbb masih kecil & paru2 pun belum kuat nak menangis...
But i hold her after she's gone... Ntah apa doc2 buat dalam 39min tu... Wallahualam~

Rasanya pengalaman Melna sama ngan Ona, lost dalam kandungan yang dah full-term... Takyah la sapa lagi terasa sakit, sapa yg kurang kan... Kesakitan for a loss sama jer bagi semua kan? Bila harapan untuk bertemu dah ada, but hilang in d end...

Insya Allah, semua yg terjadi adalah yang terbaik dariNya...

I found this kat blog Ashra (sya copy yer).

Menurut hadis Qudsi:

Allah S.W.T berfirman pada hari kiamat pada anak2 :
''Masuklah kalian ke dalam Syurga''
Anak-anak itu berkata:
'' Ya Rabbi, kami menunggu hingga Ayah Ibu kami masuk''
Lalu mereka mendekati pintu Syurga, tetapi tidak mahu masuk ke dalamnya. Allah Berfirman lagi,
''Mengapa aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian ke dalam syurga''
Mereka menjawab,
'' Tetapi bagaimana dengan orang tua kami?''
Allah pun berfirman,
'' Masuklah kalian ke dalam Syurga bersama orang tua kalian''

(Hadis Qudsi Riwayat Ahmad dari Syurahbil Bin Syuaah yang bersumberkan dari sahabat Nabi SAW)

Istilah "al-wildan" dalam Hadits Qudsi diatas adalah kata jama mufradnya (kata tunggalnya) adalah "al-walid", artinya anak yang baru dilahirkan, yaitu bayi atau anak kecil yang belum akil baligh. Jadi maksudnya ialah anak kecil yang meninggal dunia.Hal itu diterangkan dalam Hadits lain yang diriwayatkan Ibnul-Atsir sebagai berikut:

"Anak kecil (meninggal dunia selagi kanak-kanak atau keguguran),
masuk syurga."

Maksud hadits diatas, termasuk salah satu di antara rentetan peristiwa yang terjadi pada hari kiamat di padang masyar. Gambaran ringkas dari peristiwa-peristiwa itu adalah sebagai berikut:

Setiap orang dibangkitkan dari kuburannya masing-masing
Masing-masing digiringkan oleh malaikat Zabaniah kepadang Masyar. Setelah itu mereka dikelilingi oleh hewan-hewan dan apa saja yang ada sangkut pautnya dengan mereka. Juga dikelilingi oleh malaikat langit masing-masing tingkatan.
Matahari diciptakan kembali dan diletakkan di atas mereka pada jarak satu mil, sehingga mereka selain berdesak-desakan dn berjubel-jubel (kaki diinjak oleh seribu kaki-kaki diatasnya), juga dibakar oleh panasnya matahari,berkeringat, lapar, haus dahaga tidak terperikan siksanya.
Ketika mereka mengalami lapar dan haus itulah anak-anak yang tadinya meninggal selagi masih kecil dan dilepas oleh orang tuanya dengan sabar dan tawakal, datang kepada orang tuanya masing-masing dengan membawa segelas airuntuk diminum, dan apabila sudah diminum, tidak akan lapar dan dahaga lagiselama di alam Masyar itu. Demikian menurut beberapa Hadits.
Mulai hisab dengan menerima buku catatan harian masing-masing yang selama hidupnya dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid.
Dilakukan mizan (penilaian timbangan) terhadap segala macam amalan setiap orang, kecuali orang-orang masuk surga tanpa hisab.
Meniti shirat yang harus dilalui oleh keseluruhan yang ada di padangMasyar itu. Meniti shirat yang kedua bagi mereka yang telah selamat menitishirat yang pertama.
Mana yang sudah bersih benar baru diidzinkan masuk syurga.

Pada saat itulah Allah memerintahkan kepada anak-anak (yang tadinya meninggal dunia selagi belum akil baligh) untuk memasuki surga. Tetapi mereka memohon syafa'at (pertolongan) kepada Allah agar kiranya dapat masuk surga bersama orang tua mereka. Memang mereka juga penuhi perintah Allah, untuk datang mendekati pintu syurga, tapi masih belum mau memasukinya, sehingga Allah Yang Maha Mengetahui bertanya lagi:

"Mengapa Aku lihat anak-anak itu masih saja belum masuk syurga? Masuklah kalian ke dalam syurga itu".

Pada saat itu mereka mengulangi permohonannya bagi orang tua mereka.

"Kami belum mau masuk, sebelum orang tua kami yang menjadi asal pokok kami, dan ibu-ibu kami yang telah mengandung kami sembilan bulan dan kemudian membesarkan kami masuk juga bersama kami".

Demikianlah mereka berhenti dekat pintu surga, menunggu keputusan Allah SWT dengan penuh harapan. Akhirnya putusan yang dinanti-nantikan itudatang dengan segera, denganfirman Allah Yang Maha Mengetahui:

"Masuklah kalian ke dalam surga bersama orang tua kalian".

Penegasan ini oleh Allah kira-kira dimaksudkan untuk menampakkan betapa besar keutamaan anak-anak dan betapa besar pula pengaruh ridla qadla dan qadar Allah, sabar dan puji syukur kehadirat Nya.

(Sumber: Hadits Qudsi, KH.M. Ali Usman dkk, CV. Diponegoro Bandung, 1984)

Insya Allah~

2 comments:

mELna said...

Assalammualaikum Adlie,

Thanks for being one of my blogger friend. Memang tak pernah sangka perkara begini berlaku kat kita kan, tapi sekarang kita mesti sentiasa redha dan tabah mengharungi masa akan datang.

Stillbirths are the destroyer of all dreams, but kali ini bukan masa untuk menimang cahaya mata di dunia, tapi ada yang sudah menunggu di'sana' ;)

ashra said...

adlie,
mudahan kita semua kuat hadapi dugaan ni.ni semua tanda kasih allah kan.mudahan di akhirat kelak diringankan hisab kita.insyaallah..

saya sentiasa doaka,adlie,mel,min,fiqah (semuanya kawan blog)..mudahan dimurahkan rezki menimang cahaya mata.
Allah knows the best!..

insyaallah...sama2 kita doa eh..